Burung Beo Bersaudara

Disuatu hutan hiduplah dua ekor burung beo kakak beradik. Mereka sangat tampan, paruh dan sayapnya sangat indah. Mereka hidup bahagia di dalam hutan.
Suatu hari, datanglah seorang pemburu ke hutan itu. Pemburu itu melihat sepasang burung beo itu, dan pikirnya: “burung beo ini sangat indah dan istimewa. Saya akan menangkapnya untuk Raja.”

Segeralah dia memasang jebakan dihutan. Dan tak perlu menunggu lama, sepasang burung beo ini pun akhirnya tertangkap. Kemudian pemburu tersebut memasukkan kedua burung beo itu kedalam kandang.

Keesokan harinya, sang pemburu membawa sepasang burung beo itu kehadapan Raja dan katanya: “oh..baginda Raja, melihat keindahan dan kecantikan pasangan beo ini, saya memutuskan untuk menangkap mereka dan menghadiahkan kepada baginda Raja..kedua burung beo ini akan menambah keindahan istana Anda.”

Raja sangat senang dengan hadiah itu. Dia memberi seribu koin emas untuk sang pemburu. Kemudian Raja memerintahkan untuk memasukan kedua burung beo itu kedalam sangkar emas dan memerintahkan hamba-hambanya untuk merawat mereka dengan baik.

Kedua pasang burung beo itu sangat senang karena mereka diperlakukan baik di istana Raja. Mereka selalu disajikan buah-buahan dan makanan yang lezat. Mereka menjadi pusat perhatian di istana. Bahkan sang pangeran muda datang untuk bermain dengan mereka.
Beo pun sangat senang karena mereka mendapatkan segalanya di istana itu.

Suatu hari, datanglah seorang pumburu dan membawakan seekor monyet hitam kepada Raja. Raja sangat senang melihatnya, karena monyet hitam itu sangat langka dan sangat indah.

Monyet hitam itu menjadi pusat perhatian di istana menggantikan kedua ekor burung beo. Monyet hitam itu diperlakukan luar biasa oleh hamba-hamba Raja. Makanan dan minuman terbaik di hadirkan untuk monyet itu.

Karena semua hamba Raja memperlakukan monyet itu lebih istimewa dari burung beo, kedua pasangan burung beo itu menjadi tidak diperhatikan. Sering kali burung beo itu tidak diberi makanan karena hamba- hamba Raja sibuk memperhatikan si monyet hitam yang baru datang di istana.

Akan Tetapi karena kecerobohan seorang hamba, monyet hitam itu bisa lari dari kandangnya dan kembali kedalam hutan.

Dan akhirnya, kedua burung beo itu kembali diperhatikan oleh Raja.

Pelajaran yang bisa kita ambil dari cerita ini adalah
Kehidupan itu seperti Roda yang berputar, kadang di atas dan kadang dibawah. Jadi selama kita berada diatas kita tidak boleh sombong dan selalu memperhatikan orang yang ada dibawah kita.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Burung Beo Bersaudara"

Post a Comment