Dongeng Binatang- Si Penyihir dan tikus

Suatu hari, seorang penyihir sedang berjalan-jalan dihutan untuk mencari ramuan-ramuan obat. Saat ia sedang berjalan tiba-tiba ada tikus yang jatuh dari paruh burung gagak. Tikus tersebut terluka parah di seluruh tubuhnya karena hasil patukan paruh gagak yang tajam. Segeralah dia membawa pulang tikus tersebut kerumahnya dan ia merawatnya sampai sembuh.

Setiap hari dia memberikan makan dan obat ramuannya kepada tikus yang terluka tersebut. Setelah 3 hari maka sembuhlah tikus tersebut dan penyihir itu melepaskannya kembali.

Kemudian, suatu hari, Penyihir tersebut  berjalan di sekitar desa. Dia melihat tikus yang pernah dia tolong sedang dikejar oleh kucing. Takut bahwa tikus kesayangannya akan dibunuh oleh kucing, maka penyihir mengubah tikus tersebut menjadi kucing menggunakan tongkat sihirnya dengan harapan supaya tikus tidak dimakan oleh kucing yang kelaparan itu sehingga tikus bisa mempertahankan dirinya dari serangan kucing liar.
 
Hari berikutnya, penyihir melihat kucing kesayangannya takut kepada Harimau dan segeralah penyihir tersebut mengubah kucing itu menjadi Harimau pula. Kemudian harimau itu masuk kedalam desa. Penduduk desa mengatakan, "Itu bukan Harimau! Itu hanya Tikus yang oleh si penyihir diubah menjadi Harimau. Dia tidak akan makan kita atau bahkan menyakiti kita.

Ketika Harimau mendengar ini, dia sangat marah dengan penyihir. Dia berpikir, "Selama penyihir itu hidup, sifat-sifat alaminya selalu dirubahnya!”. 

Karena kemarahannya, harimau menyerang penduduk desa itu.

Tapi begitu penyihir melihat warga desa diserang oleh harimau maka penyihir itu berteriak, "Kembalilah ke bentuk tikus. "
 
Harimaupun akhirnya menjadi tikus kembali.

Pelajaran yang bisa kita ambil adalah
Siapapun kita dan akan menjadi apapun kita kelak, kita harus selalu rendah hati dan jangan menyakiti orang yang kita sayangi.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dongeng Binatang- Si Penyihir dan tikus"

Post a Comment