Seekor Serigala dan Tujuh Ekor Kambing

Suatu hari hiduplah seekor ibu kambing bersama dengan tujuh ekor anak-anaknya. Mereka tinggal di sebuah rumah yang terletak dekat dengan hutan yang liar. Ibu kambing sangat mencintai anak-anaknya. Setiap hari ibu kambing selalu mencari makanan ke hutan untuk anak-anaknya.

Pada suatu hari ketika ibu kambing akan pergi ke hutan untuk mencari makanan buat anak-anaknya. Dia berkata kepada mereka :“Anak-anakku!! Ibu akan pergi ke hutan sebentar untuk membawa makanan buat kalian!!jadi jangan bertengkar ya?? Dan jangan membuka pintu bagi siapapun kecuali aku.”

Ternyata di dalam hutan itu ada seekor serigala yang selalu mengintai rumah itu. Dia selalu mencari waktu yang tepat untuk bisa memangsa anak-anak kambing itu.

Serigala sudah menunggu ibu kambing berangkat ke hutan. Dia sangat menyukai daging anak kambing karena dagingnya sangat lezat.

“inilah waktu yang tepat untuk memangsa anak kambing itu” pikir sang serigala.

Serigala pun  pergi ke rumah itu dan mulai mengetok pintu rumah. “halo anak-anak!! Ini ibu datang..!! buka pintunya..ibu membawa makanan untuk kalian” kata serigala sambil mengetok pintu.

Anak-anak kambing sangat cerdas, mereka mengenali itu adalah suara serigala dan berkata:” pergi serigala..!! kami tidak akan tertipu dengan suaramu..!!pergiii…..!!!”

Kemudian serigala pergi tetapi dia tidak menyerah. Serigala berlatih suara seperti ibu kambing dan dia datang lagi ke rumah itu.

Kali ini serigala berbicara dengan suara yang keras katanya:” Haloo anak-anak. Ini ibu!! Cepat buka pintunya!!”.

Anak-anak sangat cerdas. Sebelum mereka membuka pintu, mereka mengintip dari jendela dahulu. Mereka melihat kaki serigala di balik pintu itu. Mereka berkata:”Tidak!! Kami tidak akan membuka pintu untukmu serigala!! kami melihat kakimu berbeda dengan kaki ibu kami, karena warna kaki ibu kami putih ..!!”.

Mendengar perkataan itu, serigala pergi ke ladang gandum untuk mengoleskan kakinya dengan gandum sehingga warna kakinya berubah menjadi putih. Setelah mendapati kakinya sudah berubah menjadi putih, serigala mencoba lagi untuk datang ke rumah itu.

Kemudian serigala mengetok pintu rumah dan berkata:” Halo anak-anak, ibu telah pulang!! Cepat buka pintunya!!”. Kemudian anak-anak mengitip dari jendela dan melihat kakinya putih, dan anak-anak kambing itu membuka pintunya.



Namun ketika mereka membuka pintu, yang mereka lihat adalah serigala kelaparan yang siap memangsa mereka. Semua anak-anak berlarian di dalam rumah dan mencari persembunyian.

Ada yang bersembunyi di balik almari, ada yang bersembunyi di bawah tempat tidur, dan ada juga yang bersembunyi dikolong meja.

Tetapi usaha mereka dalam bersembunyi gagal, semua anak-anak telah ditemukan oleh serigala yang kelaparan itu. Dan mereka mati dimakan oleh serigala.

Namun ada satu anak yang bersembunyi di balik jam dinding besar di dalam rumahnya dan dia selamat dari gigi tajam sang serigala. Anak kambing itu sangat ketakutan melihat saudara-saudaranya dimakan oleh serigala. Dia bersembunyi di balik jam besar itu sambil merinding ketakutan.

Setelah kenyang serigalapun pergi dari rumah dan tidur di halaman belakang rumah itu.

Ketika ibu kambing pulang, dia sangat panik melihat pintu itu terbuka dan semua barang-barang di rumahnya berantakan. “ anak-anak dimana kalian??” kata ibu kambing sambil mencari anaknya. Mendengar suara dari ibunya, anak kambing yang bersembunyi di balik jam besar itu keluar dari persembunyiannya. Sambil menangis anak kambing mulai menceritakan apa yang telah terjadi di rumah itu.

Mendengar cerita dari anaknya, ibu kambing menjadi sangat marah. Dan dia mendengar suara dengkuran serigala di belakang rumahnya. Ternyata serigala yang kekenyangan itu tidur pulas di halaman belakang rumahnya. Kemudian ibu kambing meminta anaknya mengambilkan sebuah gunting.

Ibu kambing kemudian pergi ke halaman belakang dan mendapati serigala sedang tidur pulas disana. Kemudian ibu kambing memotong perut serigala dan mengeluarkan anak-anaknya dari dalam perut.

Ternyata anaknya masih hidup semua. Dan segeralah ibu kambing mengganti anaknya dengan batu, dan memasukan batu itu kedalam perut serigala. Ibu kambing menjahit perut serigala dengan hati-hati sehingga serigala tidak terbangun dari tidurnya.

Ketika serigala bangun dan dia merasa kehausan, dia mencari sumur untuk minum disana. Karena batu dalam perutnya sangat berat maka jatuhlah dia kedalam sumur itu. Dan sang serigala mati disana.

Pelajaran yang bisa kita ambil dari cerita ini adalah
Patuh dan hormatlah kepada orang tua kita, karena setiap perkataannya pasti untuk kebaikan kita nantinya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Seekor Serigala dan Tujuh Ekor Kambing"

Post a Comment