20 Cara Agar Cepat Hamil



Setiap pernikahan akan lebih berwarna setelah adanya kelahiran buah hati. Dan pastinya, setiap pasangan suami istri yang baru menikah sangat mendambakan dikaruniai keturunan secepatnya. Ada dari beberapa pasangan yang beruntung karena tak lama setelah pernikahannya langsung mendapat kabar bahagia tersebut. Namun, ada juga beberapa pasangan yang harus bersabar dan berikhtiar untuk mendapat “kado special” dari  Sang Pencipta.

Nah Bunda, tak perlu berkecil hati apabila diharuskan untuk bersabar. Semuanya perlu dipersiapkan dengan matang tohh?? Beberapa tips-tips dibawah ini mudah-mudahan dapat membantu para Bunda agar mempersiapkan kondisi supaya program cepat hamil dapat terlaksana, simak yukk Bunda…..
1.    Perhatikan Gaya Hidup
Langkah pertama yang harus dipersiapkan adalah buatlah daftar prioritas mengenai hal-hal yang dapat menunjang kesehatan Bunda. Mulai dari jenis asupan nutrisi apa saja yang dibutuhkan, nutrisi yang bagus dapat menunjang kesuburan calon orang tua. Untuk para istri disarankan untuk mengkonsumsi alpukat, ayam, susu, kecambah. Untuk para suami disarankan untuk mengkonsumsi ikan, telur, daging. Dengan pola makan sehat, maka peluang untuk segera mendapatkan momongan semakin besar.

2.    Pahami Masa Subur Anda
Bunda harus mengetahui masa subur masing-masing. Masa subur adalah masa saat ovum (sel telur) sudah siap dibuahi oleh sperma. Jadi agar cepat hamil, Bunda harus tahu betul siklus haid masing-masing dan kapan masa suburnya. Bagi Bunda yang  siklus haidnya teratur akan lebih mudah untuk menghitung masa suburnya. Contohnya, siklus haid Bunda adalah 28 hari,cobalah hitung hari ke-12 dan hari ke-16, karena masa subur Bunda ada pada rentang waktu itu. Apabila berhubungan seks pada rentang waktu itu kesempatan cepat hamil pun terbuka lebar.

3.    Pantau Berat Badan
Terlalu kurus ataupun terlalu gemuk, ternyata bisa mempengaruhi tingkat kesuburan lho Bunda. Apabila Bunda terlalu kurus, maka tubuh akan tak dapat memproduksi hormon estrogen secara optimal sehingga sulit untuk cepat hamil. Sebaliknya, terlalu gemuk pun tubuh akan memproduksi hormon estrogen kelebihan produksi sehingga proses ovulasi berjalan tak teratur.  Maka dari itu, Bunda perlu melakukan olahraga teratur dan makan makanan bergizi seimbang untuk menjaga berat badan.  Jika sudah mengkonsumsi makan dengan gizi seimbang, tidak diperlukan vitamin tambahan, tapi bila membutuhkan suplemen, sebaiknya Bunda berkonsultasi dengan bidan/dokter kandungan terlebih dahulu.

4.    Gunakan Bantuan Alat Tes Kesuburan
Bagi Bunda yang merasa kurang yakin dengan periode kesuburan, tak ada salahnya menggunakan bantuan alat tes kesuburan. Sudah banyak alat tes kesuburan yang bisa didapatkan di apotek-apotek. Dengan alat tersebut Bunda akan mengetahui dengan pasti masa subur Bunda. Alat ini berfungsi untuk mengukur kadar hormon LH pada urine yang biasa terjadi sebelum masa ovulasi. Adapun waktu yang tepat untuk menggunakan alat ini adalah 11:00-15:00 atau 17:00-22:00

5.    Hindari Kopi & Rokok
Bagi Bunda yang menyukai kopi ataupun perokok. Sebaiknya kebiasaan tersebut dihentikan dulu ya Bunda. Lebih baik kalau stop sama sekali. Kadar kafein pada kopi ternyata merusak  transportasi telur dari ovarium ke rahim. Selain itu, menurut sumber lainnya, kopi dapat menganggu pematangan sel telur sehingga susah untuk hamil.
Tak hanya itu, zat nikotin pada rokok dikatakan akan menyumbat saluran fallopian sehingga menghambat perjalanan sperma dan sel telur. Ditambah lagi akan  meningkatkan kehamilan ektopik hingga kualitas telur yang tidak bagus sehingga risiko keguguran pun tinggi.

6.    Hindari Penggunaan Obat & Alkohol
Tak perlu disangsikan lagi bagaimana bahayanya konsumsi obat & alkohol pada proses perencanaan kehamilan Bunda. Karena ternyata beberapa obat dapat menurunkan tingkat kesuburan. Apabila baru-baru ini menggunakan pil khusus KB, biarkan tubuh menyesuaikan diri dulu selama beberapa bulan sebelum kembali merencanakan kehamilan.  Begitu pun dengan alkohol, konsumsi berlebihan akan menghambat proses ovulasi. Hati-hati ya Bunda..

7.    Posisi Berhubungan Seks
Ada beberapa posisi hubungan seks yang dapat mendukung proses cepat hamil. Posisi misionaris disebut-sebut sebagai posisi favorit dan efektif untuk mempercepat kehamilan. Posisi suami di atas ini membuat sel sperma dalam kondisi terbaik untuk berenang menuju rahim dan mendekati sel telur.

8.    Berbaring Setelah Berhubungan Seks
Tak perlu buru-buru untuk beranjak dari tempat tidur setelah melakukan hubungan seks. Sebaiknya Bunda berbaring terlebih dahulu dan sangga pantat  Bunda dengan bantal supaya posisi kaki lebih tinggi daripada rahim. Hal ini berfungsi untuk “merendam” rahim yang telah terisi sperma. Berbaringlah selama 10-15 menit. Oh ya Bunda, sebaiknya berkemih dulu sebelum berhubungan ya.. Supaya tidak perlu buang air setelah berhubungan, ditakutkan sperma akan “tumpah” bersamaan dengan air seni.

9.    Frekuensi Hubungan Seks
Terlalu sering berhubungan seks tidak terlalu berpengaruh dengan cepat atau tidaknya hamil. Malah frekuensi seks terlalu sering menyebabkan ejakulasi pada pria akan mengurangi jumlah & kualitas sperma berkurang kualitasnya. Atur frekuensinya ya Bunda untuk berhubungan seks. Tunggu suami Bunda siap dan sehat staminya untuk kembali “siap tempur”

10.  Mengukur Basal Tubuh
Ada alternatif lain untuk mengetahui masa subur. Caranya adalah dengan mengukur suhu tubuh Bunda dengan thermometer. Bisa diukur di mulut maupun vagina. Di masa subur, suhu tubuh akan naik 37-38 derajat. Bila keesokan harinya, suhu tubuh Bunda tetap berkutat di angka tersebut. Maka itulah pertanda sedang dalam masa subur, masa yang tepat untuk melakukan hubungan agar cepat hamil.

11.  Cek Lendir
Wah, cara apa lagi ini ya?? Tenang Bunda.. Cara ini juga efektif untuk mengetahui masa subur Bunda. Bagaimana caranya??
Lendir ini berbentuk seperti gumpalan putih telur, lentur dan tidak mudah terputus saat Bunda sedang berkemih atau keperluan toilet lainnya. Nama ilmiah lendir ini adalah cervical mucus. Cara mengeceknya bisa menggunakan tisu atau jari yang bersih. Dengan adanya cervical mucus ini, maka bisa dipastikan Bunda sedang mengalami masa subur dan saat tepat untuk berhubungan. Lendir ini berfungsi untuk membantu pergerakan sperma ke saluran tuba.

12.  Hindari lubrikan/pelicin
Terkadang lubrikan/pelicin bisa meningkatkan sensasi saat berhubungan. Tapi Bunda penggunaan lubrikan ini bisa menganggu proses mempercepat kehamilan. Komponen-komponen yang terdapat pada lubrikan ini ternyata bisa merusak sperma. Sebagai gantinya,lakukan foreplay yang cukup sebagai pengganti lubrikan alami. Pelukan dan ciuman yang lama terbukti efektif untuk melakukan foreplay yang menyenangkan.

13.  Libatkan Suami
Suami pun perlu terlibat aktif dalam proses persiapan kehamilan Bunda. Ubah gaya hidup calon Ayah yang sekiranya tidak sehat seperti merokok. Ingatkan dengan hati bahwa semua ikhtiar apapun dilakukan untuk cepat hamil. Usahakan juga untuk mengkonsumsi nutrisi yang tepat untuk meningkatkan kesuburan.

14.  Olahraga Teratur
Tak usah olahraga terlalu berat Bunda. Olahraga terlalu keras dapat mempengaruhi kesuburan. Selain itu, terlalu lama berolahraga pun juga tidak dianjurkan karena menyebabkan pituaitary (kelenjar di bawah otak) tidak merangsang  sel telur untuk  berovulasi  Lakukan olahraga yang ringan-ringan saja tetapi teratur. Seperti berjalan kaki selama 30 menit.

15.  Hindari stress
Gaya hidup modern kerapkali membuat kita stress, tidak perlu dibikin stress Bunda. Tubuh dan pikiran yang jauh dari stress akan memperbesar terjadinya konsepsi

16.  Nikmati Setiap Prosesnya
Bersyukur dan menikmati setiap proses kehamilan akan membuat Bunda rileks. Jangan selalu menganggap bahwa hubungan seks sebagai usaha utama untuk mendapatkan bayi. Tingkatkan kualitas hidup Bunda sebagai pasangan suami istri. Dengan adanya kekompakan pasutri dan peningkatan kualitas hidup Bunda niscaya Tuhan pun akan tersenyum dan mempercayakan rejeki anak pada Bunda. Aminnn…..

17.  Periksa ke Dokter Spesialis
Tak ada salahnya, Bunda memeriksakan diri ke dokter spesialis. Jikalau ada masalah, konsultasi ke dokter merupakan cara yang tepat. Namun kesimpulan infertilitas (mandul) bisa didefinisikan sebagai tidak adanya kehamilan selama 1-2 tahun pada pasutri yang berhubungan secara teratur. Apabila Bunda telah berumah tangga kurang dari 2 tahun dan tidak berusia lebih dari 35 tahun, tidak perlu terburu-buru untuk berkonsultasi.  Santai saja..
Nah, kalau Bunda berusia rawan kehamilan. Haruslah segera konsultasi ke dokter. Pokoknya jangan pesimis ya Bunda Ayah, sudah banyak pasutri yang akhirnya memiliki buah hati setelah beberapa konsultasi. Semangattt…

18.  Konsumsi Makanan & Minuman Sehat
Suplemen vitamin A kebanyakan mengandung vitamin A ternyata membahayakan apabila dikonsumsi berlebihan. Ada baiknya konsumsi makanan yang mengandung vitamin & mineral termasuk vitamin C yang penting untuk menghasilkan sperma yang sehat. Dorong suami untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung Zinc tinggi seperti makanan laut, daging, telur dan roti gandum yang baik untuk kesuburan.

19.  Mempersiapkan Keuangan
Persiapan kehamilan,baik pra kehamilan, masa kehamilan maupu pasca kehamilan tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit Bunda. Selama masa kehamilan asupan gizi melalui makanan ataupun susu hamil sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kondisi Bunda maupun tumbuh kembang janin. Tentunya akan menguras tabungan Ayah dan Bunda, apalagi setelah melahirkan, tidak sedikit biaya yang dikeluarkan. Oleh karena itu, sangatlah bijanuntuk mengatur kondisi financial Ayah dan Bunda. 

20.  Doa
Last but not least, Doa adalah kekuatan paling besar dalam hidup ini. Jangan sampai putus doanya ya Bunda.. perbaiki kualitas hidup Bunda agar Tuhan pun segera mempercayakan buah hati yang akan mewarnai kehidupan Ayah dan Bunda…

Itulah sedikit tips yang dapat diberikan. Semoga bermanfaat ya Bunda.. Semangattt!!!!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "20 Cara Agar Cepat Hamil"

Post a Comment