Penyebab Dan Cara Penanganan Oligohidramnion


Selamat malam Bunda...

Kali ini obebiku akan membahas mengenai oligohidramnion. Apakah bunda sudah mengetahui tentang oligohidramnion? Jika belum saya akan memberikan informasi tentang apa itu oligohidramnion, penyebab oligohidramnion dan cara menangani oligohidramnion.

Apakah yang dimaksud dengan Oligohidramnion?

Oligohidramnion adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan jumlah cairan ketuban yang sangat sedikit disekeliling janin pada saat kehamilan.

Apa penyebab terjadinya oligohidramnion?

1. Adanya komplikasi pada ibu hamil, misalnya dehidrasi disertai dengan hipertensi, pre-eklampsia, diabetes, dan hipoksia kronis.
2. Usia Kehamilan sudah melewati batas, hal inimenyebabkan turunnya fungsi plasenta yang membuat cairan ketuban berkurang.
3. Adanya kebocoran atau pecahnya dinding ketuban yang membuat air ketuban keluar dari rahim
4. Adanya masalah pada plasenta, karena jika plasenta tidak memberikan darah dan nutrisi yang cukup untuk janin maka akan mungkin untuk berhenti mendaur ulang cairan
5. Kelainan kongentinal (janin) yang berhubungan dengan kelainan sistem saluran kemih, seperti ginjal tidak berkembang secara normal, atau terjadi penyumbatan saluran kemih.
6. Menunjukkan gejala-gejala Solusio Plasenta
7. Bayi memiliki kerusakan jantung kongenital

Bagaimana cara penanganan Oligohidramnion?

1. Perbaikan nutrisi
2. Istirahat lebih banyak
3. Ibu hamil melakukan pemeriksaan USG untuk menunjukkan adanya Oligohidramnion, serta tidak adanya ginjal janin atau ginjal yang abnormal
4. Melakukan rontgen, pada perut dan paru-paru bayi
5. Analisa gas darah
6. Hidrasi
7. Melakukan pemerikasaan terhadap janin, seperti menghitung gerakan janin, NST, dan lain sebagainya
8. Melakukan pemeriksaan USG yang umum dari volume cairan amnion
9. Amnion infusion
10. Induksi dan kelahiran

 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penyebab Dan Cara Penanganan Oligohidramnion"

Post a Comment